Legislator Kaltim Apresiasi Gelaran Tabligh Akbar Madinatul Iman 2025 di Balikpapan

  • Rabu, 26 November 2025

WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA - Minggu malam, 23 November 2025, halaman Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome berubah menjadi lautan manusia. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Balikpapan memenuhi area tersebut untuk menghadiri Tabligh Akbar Madinatul Iman 2025, sebuah agenda keagamaan besar yang setiap tahunnya dinanti masyarakat. Lampu-lampu panggung bersinar terang, saling memantul dengan sorot kamera para jamaah yang ingin mengabadikan momen. Suasana penuh semangat tetapi tetap tertib, mencerminkan antusiasme warga Balikpapan terhadap kegiatan dakwah yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas kota “Madinatul Iman”.

Gelombang jamaah mulai berdatangan sejak sore. Banyak yang datang bersama keluarga, bahkan sebagian membawa alas duduk dan botol minum karena tahu acara akan berlangsung cukup lama. Di tengah padatnya arus manusia, para relawan dan panitia terlihat bergerak cekatan mengatur alur masuk jamaah. Mereka membimbing warga ke area tempat duduk, mengarahkan parkir, hingga memastikan ruang gerak tetap kondusif. Walau begitu, jumlah jamaah yang membludak membuat sebagian harus berdiri sepanjang acara. Namun tidak terdengar keluhan. Semua larut dalam suasana religius yang terasa begitu hangat.

 

Pada kesempatan itu, hadir pula sejumlah legislator DPRD Provinsi Kalimantan Timur yang menunjukkan dukungan mereka terhadap kegiatan masyarakat Balikpapan. Anggota DPRD Kaltim Abdullah, yang datang mewakili Ketua DPRD Kaltim, tampak berbaur dengan warga dan mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Ia tak sendiri. Bersamanya hadir pula anggota DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Balikpapan, La Ode Nasir dan Syahariah Mas’ud. Ketiganya mengikuti jalannya Tabligh Akbar dengan penuh kesungguhan, sesekali terlihat tersenyum ketika jamaah bersorak atau tertawa mendengar humor segar dari penceramah.

 

Kehadiran para legislator itu bukan hanya formalitas. Dalam konteks sosial, dukungan mereka menjadi sinyal bahwa kegiatan keagamaan mendapat perhatian serius dari wakil rakyat. Mereka ingin memastikan bahwa agenda seperti Tabligh Akbar terus mendapat dukungan, baik dari sisi fasilitas maupun keberlanjutan program pembinaan masyarakat. B bagi DPRD Kaltim, Tabligh Akbar adalah ruang penting yang mempertemukan masyarakat dengan nilai-nilai keislaman, sekaligus memperkuat jalinan sosial yang sudah lama menjadi ciri khas Balikpapan.

 

Acara Tabligh Akbar tahun ini menghadirkan dua dai kondang yang telah lama menjadi magnet dalam setiap aktivitas dakwah akbar di Indonesia: Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Das’ad Latif. Kehadiran keduanya langsung memancing perhatian besar. Bahkan sejak siang hari sudah banyak jamaah yang datang lebih awal agar mendapat tempat terbaik. Kedua dai ini memiliki karakter penyampaian yang berbeda, namun justru itu yang membuat suasana semakin hidup. Ustaz Abdul Somad dikenal dengan gaya yang tegas dan padat makna. Dalam tausiyahnya pada malam itu, ia banyak menyinggung tentang pentingnya menjaga keluarga dan generasi muda dari tantangan zaman digital. Ia mengingatkan jamaah agar tidak larut dalam arus informasi yang tidak terbatas tanpa filter moral dan agama. Menurutnya, iman yang kuat adalah benteng paling penting bagi setiap Muslim dalam menghadapi perubahan zaman yang cepat dan sering kali menimbulkan kebingungan.

 

Sebaliknya, Ustaz Das’ad Latif tampil dengan gaya khasnya yang komunikatif dan penuh humor, membuat suasana yang sejak awal sudah hangat menjadi semakin cair. Setiap kalimat yang ia ucapkan selalu diiringi tawa jamaah, namun tidak menghilangkan substansi pesan yang ingin ia sampaikan. Ia banyak membahas soal akhlak dan pentingnya menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat. Pesan-pesan moral yang dibalut humor renyah membuat jamaah mudah mencerna dan mengingatnya. Beberapa kali, anggota DPRD yang hadir pun terlihat ikut tertawa, membuat suasana terasa akrab dan tanpa jarak. (adv/sen /dprd prov kaltim )

 

Komentar